Mengubah Hidup Dengan THE MAGIC OF LIFE

MINDSET ORANG KAYA

Apakah orang kelas menengah adalah orang kaya? Belum tentu... Orang kelas menengah adalah, orang yang gak miskin, tapi juga belum kaya. Untuk  bisa jadi orang kaya, maka belajarlah jadi orang kaya.  Ada beberapa perbedaan mindset antara orang kelas menengah dengan orang kaya.  Diantaranya sebagai berikut :


Orang kelas menengah hidup dengan nyaman, tapi orang kaya malah berusaha hidup gak nyaman.

Paling enak kalau punya pekerjaan yang "aman". Enak memang kalau bisa kerja ngikut orang. Orang kelas menengah berpikir kalau hidup nyaman berarti adalah hidup bahagia, tapi orang kaya tahu dan sadar kalau hal-hal luar biasa akan terjadi kalau mereka hidup dalam situasi yang gak nyaman. Memulai usaha sendiri tentu punya banyak resiko dan resiko bisa membuat hidup anda gak nyaman, tapi justru resiko itulah yang diperlukan untuk mencapai kesejahteraan dan hasil yang luar biasa.
Melangkahlah keluar dari zona kenyamanan. Coba lihat keadaan disekitar. Kalau anda pengen jadi orang kaya, maka anda perlu membuat diri anda lepas dari zona kenyamanan. Bahkan kalau perlu, gagal juga nggak papa, karena kalau anda gak jatuh, berarti anda masih belum banyak usaha.

Orang kaya menghabiskan uangnya agar jadi lebih kaya, tetapi orang kelas menengah menghabiskan uangnya agar keliatan kaya.
Mana mungkin menjadi kaya kalau cuma menghabiskan uang supaya keliatan kaya? Orang kaya gak menghabiskan uang mereka untuk membeli barang-barang yang bisa dan mau mereka beli, tapi mereka lebih memilih untuk membelanjakan uang mereka supaya mereka punya aset yang bisa jadi sumber pendapatan di masa depan. Walau mereka sudah punya baju lama, selama masih bisa dipake, mereka bakal tetap memakainya. Gak kaya orang kelas menengah, begitu ketemu barang bagus, mereka bakal beli ini-itu tanpa mikir dulu apakah itu bermanfaat buat mereka.

Orang kelas menengah merasa nyaman hidup di dalam perusahaan orang lain, orang kaya merasa nyaman punya perusahaan sendiri. 

Orang kelas menengah cenderung memilih untuk bekerja dengan orang lain. Mereka punya jenjang karir. Tapi orang kaya cenderung untuk bekerja sendiri. Merekalah yang memberi pekerjaan. Merekalah sang pemilik. Mereka punya perusahaan yang diisi oleh orang-orang kelas menengah. Orang kaya tahu kalau mereka butuh banyak orang bekerja untuknya supaya mereka bisa jadi lebih kaya.

Orang kelas menengah berteman dengan semua orang, orang kaya memilih teman dengan bijak.


Orang kaya tahu kalau mereka sering ngumpul bareng orang sukses, mereka juga bakal sukses suatu hari nanti. Dan begitu juga dengan anda, jika sering ngumpul bareng orang kelas menengah yang pola pikirnya juga pikiran orang kelas menengah, maka anda pun juga bakal susah kaya. Pendapatan biasanya sama dengan pendapatan rata-rata 3 orang teman dekat anda. Jadi kalau anda mau pendapatan yang lebih besar, maka berkumpullah dengan orang yang punya pendapatan lebih. Samakan pola pikir anda dengan pola pikir mereka yang sudah kaya. Kalau anda pengen kaya, maka anda harus punya pola pikir orang kaya.

Orang kaya bekerja untuk belajar, orang kelas menengah bekerja untuk mendapatkan.
Orang kelas menengah gampang banget gonta-ganti pekerjaan kalau ada tawaran kerja yang gajinya lebih tinggi. Tapi orang kaya tahu kalau kerja itu bukan melulu soal uang, apalagi kalau masih awal-awal. Kerja adalah proses dimana anda meningkatkan skill dan sikap yang perlu dikembangkan supaya bisa jadi kaya. Itu artinya, kita harus rela kerja jadi sales kalau mau mengerti dunia selling. Atau mungkin kita perlu kerja di bank kalau mau lebih ngerti soal akunting. Kalau anda mau jadi orang kaya, belajarlah untuk mengembangkan skill yang dibutuhkan untuk jadi kaya. Jadi kaya itu gak cuma dapat gaji gede tiap bulannya.

Orang kaya punya uang, orang kelas menengah punya benda-benda. Banyak orang yang membelanjakan uangnya untuk benda-benda yang gak mereka perlukan, untuk membanggakan diri mereka kepada orang lain. Itulah yang biasa dilakukan orang kelas menengah. Orang kaya mengerti kalau mau hidup sejahtera dan makmur, mereka harus punya lebih banyak uang daripada menginginkan suatu benda. Kalau anda belanjakan uang terus, maka uang anda bakal berubah jadi benda itu. Berhentilah membeli barang-barang yang gak terlalu penting dan lebih baik fokus buat nabung dan berinvestasi dari uang yang kita dapat.

Orang kelas menengah memprioritaskan tabungan, orang kaya memprioritaskan pendapatan..


Kalau mau jadi kaya, pikirkan juga pendapatan sekaligus tabungan. Menabung itu penting. Investasi juga penting, tapi pendapatan adalah pondasi untuk keduanya. Menabung dan berinvestasi itu emang sangat penting, tapi supaya bisa meraih tujuan yang lebih besar, kita harus mendapatkan lebih. Orang kaya tahu hal ini, makanya mereka selalu membuat lebih banyak kesempatan untuk meraih pendapatan dan menggunakan pendapatan mereka untuk membuat kesempatan lain. Kalau memang pengen kaya, kita harus fokus untuk mendapatkan, bukannya menyimpan tabungan.

Orang kelas menengah lebih baper kalau berhubungan dengan uang, orang kaya lebih logis soal uang.

Seperti layaknya hubungan dengan pacar, jika anda membuat suatu keputusan finansial karena terbawa emosi, maka hal itu akan membuat anda hancur. Makanya, orang kaya menggunakan logika kalau berhubungan dengan uang. Kalau mau investasi yang baik, kita harus bisa mengontrol emosi. Emosi hanya akan membuat orang membeli dengan harga tinggi atau menjual dengan harga rendah. Emosi hanya membuat suasana jadi lebih buruk. Karena itu, jangan baper, dan berpikirlah secara logis.

Orang kaya yakin dengan mimpi mereka, orang kelas menengah gak yakin dengan mimpi mereka.

Kalau punya mimpi, sekalian aja mimpi setinggi langit, dan jangan berhenti untuk menggapai mimpi itu. Orang kelas menengah juga punya mimpi, sama seperti orang kaya. Tapi isi mimpinya lah yang berbeda. Orang kelas menengah punya mimpi yang gampang diraih. Orang kaya punya mimpi yang kayaknya gak mungkin tercapai, bahkan cenderung gila. Tapi mereka yakin kalau mimpi itu bisa dicapai. Jadi sekali lagi, balik ke mindset masing-masing.

Kalau kita menentukan impian, coba tanya diri anda sendiri lagi, bisa gak ya impian ini lebih besar dari ini? Yakinlah kalau anda bisa berusaha lebih keras lagi. Masak dapetin pacar cakep aja bisa, punya mimpi setinggi langit gak bisa? Yaaaa.... baper lagi.

Perbedaan antara orang kaya dan orang kelas menengah ini cukup besar, tapi ada juga yang simpel dan sederhana. Jika kita mau jadi orang kaya, maka  berpikir dan bertindaklah seperti orang kaya. Semua orang bisa kok jadi kaya, termasuk anda dan saya!



Semoga Bermanfaat dan Salam,

Bagikan Artikel Ini Kepada Teman Anda

Share on FacebookTweet on TwitterPlus on Google+