Mengubah Hidup Dengan THE MAGIC OF LIFE

Uji Nyali Menebak Nasib Hidup 30 Tahun Kemudian


Eksperimen Marshmallow adalah salah satu riset yang sangat terkenal dalam studi tentang psikologi dan perilaku manusia.
Eksperimen ini menggemparkan karena temuannya berhasil melacak sebuah elemen kunci yang mampu memprediksi kesuksesan masa depan seseorang puluhan tahun ke depan.
Apakah elemen kunci itu? Dan bagaimana eksperimen Marshmallow yang amat sederhana itu mampu memberikan sumbangan masif dalam the science of human psychology?
Eksperimen Marshmallow sendiri dilakukan oleh Prof Walter Mischel di tahun 1960an.
Melalui riset ini terungkap karakteristik apa yang harus dimiliki seseorang jika ingin sukses dalam keuangan, kesehatan, karier, dan juga sukses dalam membangun hubungan sosial.
Baik mari kita cermati seperti apa penelitian dilakukan, dan yang paling penting bagaimana kita bisa belajar dari penelitian itu.
Penelitian legendaris ini dikenal dengan nama Marshmallow Experiment, karena menggunakan marshmallow sebagai medianya.
Anda semua tahu kan apa itu marshmallow? Itu lho makanan kecil yang sangat disukai anak-anak kecil. Rasanya kenyal dan maknyuss.
Jadi saat itu Prof Mischel dan bersama timnya mengumpulkan 600 anak kecil berumur 4 – 6 tahun sebagai subjek eksperimen ini.
Satu persatu mereka dimasukkan dalam sebuah ruangan yang sudah diminimalisir gangguannya sehingga hanya berisi kursi dan meja sederhana saja.
Para peneliti tersebut lalu memasukkan anak kecil ke dalam ruangan dan memberikan sebuah marsmallow.
Peraturannya sederhana, anak kecil itu boleh memakan satu marshmallownya saat itu juga, segera setelah bapak-bapak peneliti meninggalkan ruangan.
Namun seandainya anak-anak kecil berhasil menahan diri dan tidak tergoda untuk langsung mencaplok Marshmallow di depannya; maka mereka akan dihadiahi satu marshmallow tambahan.
Durasi untuk menahan diri hanya sekitar 15 menit (sejak bapak peneliti keluar ruangan hingga para peneliti ini masuk kembali ke ruangan eksperimen).
Tentu proses ekperimen itu sungguh menggemaskan, bayangkan saja anak kecil yang begitu polos harus menahan godaan yang begitu besar.
Supaya anda bisa menggambarkannya, kira-kira seperti ini reaksinya….

9 Ilmu Online Paling Ampuh yang akan Membuatmu Makin Pintar dan Tajir. Pelajari ilmunya disini.

Dalam eksperimen itu, ada sebagian responden anak kecil itu yang langsung memakan marshmallownya begitu  peneliti keluar ruangan. Ada juga yang berusaha untuk menahan godaan tapi tetap saja tidak berhasil menahan diri untuk mencaploknya.
Namun ada pula sebagian responden yang sukses menahan diri untuk tidak memakan marshmallow yang ada didepannya hingga peneliti masuk kembali ke ruangan.
Ini yang menarik dari ekseperimen Marshmallow. Prof Mischel kemudian mengikuti jejak kehidupan ratusan responden itu hingga 25 tahun lamanya (longitudinal research namanya).
Hasilnya mengejutkan, para responden anak kecil yang berhasil melewati tes Marshmallow (yang mampu menahan diri untuk tidak langsung mencaplok Marshmallow puluhan tahun lalu itu) ternyata memiliki nilai SAT (Ujian Standar Akademik dan Berpikir kritis) yang baik, lebih kuat dalam menghadapi stress, lebih tidak rentan terhadap penyalahgunaan narkoba, juga tidak terjebak dalam obesitas.
Selain itu, kehidupan sosial dan ekonomi para responden yang mampu melewati godaan tes Marshmallow rata-rata jauh lebih sukses dibandingkan dengan anak yang gagal melewati marshmallow experiment.
Prof Mischel tetap terus mengikuti jejak ratusan responden hingga saat ini, atau lebih dari 40 tahun lamanya.
Dan hasilnya tetap sama, para responden yang dulu dapat menunda kesenangan sementara dan sabar menunggu untuk marsmallow kedua; maka kehidupannya lebih sukses dan bahagia daripada responden yang asal main caplok Marshmallow.
Pelajaran kunci dari penelitian panjang nan melelahkan ini adalah, bahwa kekuatan menunda kesenangan (Delayed Gratification) adalah skill yang amat krusial sebagai penentu kehidupan sesorang di kemudian hari. Apakah hidup seseorang akan gemilang atau nyungsep dalam lorong kenestapaan.
Hmm coba perhatikan sekitar, memang benar demikian kan?
Jika anda dapat menunda kesenangan dari merokok dan lebih memilih untuk lari tiap pagi mungkin anda akan lebih sehat sekarang.
Jika anda dapat menunda kesenangan dari bersosmed ria dan lebih memilih membaca buku mungkin anda akan lebih pintar dan tercerahkan sekarang.
Jika anda dapat menunda kesenangan membeli barang-barang yang tak berguna dan lebih memilih mengumpulkan uangnya untuk modal mungkin saat ini anda sudah punya bisnis sendiri.
Atau contoh berikut ini :
Dia yang stagnan nasib dan karirnya, mungkin karena tidak mampu menahan godaan untuk hidup seenaknya dan cenderung malas (sebab memang hidup malas itu sungguh nikmat) – dan ogah berjibaku melakukan kerja keras meningkatkan skills (sebab kerja keras itu cenderung tidak menyenangkan).
Semua contoh tadi ditentukan karena Kekuatan Menunda Kesenangan Sementara (delayed gratification).
Kebanyakan orang gagal untuk mau bersakit-sakit dahulu, baru bersenang kemudian.
Kebanyakan orang acap memilih hidup yang gampangan, instan, dan cenderung malas.
Kekuatan untuk menunda kesenangan; dan mau berjibaku menahan godaan untuk bermalas-malasan acap tidak kita miliki.
The power of our delayed gratification rapuh, dan kita begitu mudah terjebak dalam hidup yang begini-begini saja. Yang cenderung nyaman dan membuat kita malas untuk bergerak melakukan terobosan hidup.
Kita seringkali gagal mengatasi distraksi kesenangan-kesenangan sementara yang begitu menggoda. Dan sayangnya, dalam era smartphone ini, kita begitu mudah terjebak dalam kesenangan sesaat yang begitu distraktif (cek status FB, cek notifikasi WA, baca berita-berita online, dst, dst).
Padahal kita tahu, jika kita ingin sukses dalam bidang apapun, kita wajib untuk mempunyai kemampuan disiplin dan terus fokus terhadap tindakan kita.
Selamat bekerja teman. 
Semoga Anda punya the power of delayed gratification yang kokoh, dan tidak mudah terjebak dalam kesenangan sesaat yang begitu melenakan. [sumber : strategimanajemen.net]

9 Ilmu Online Paling Ampuh yang akan Membuatmu Makin Pintar dan Tajir. Pelajari ilmunya disini.

Sukses Hanyalah Milik Orang-Orang yang Berani Gagal



Ada suka ada duka, ada kesuksesan ada juga kegagalan. Begitulah kehidupan, kadang di atas dan kadang di bawah. Tuhan tentunya tidak sekadar bermain-main dengan menciptakan fase-fase hidup yang saling bertolak belakang seperti itu. Semua pasti ada maksud dan tujuannya bagi kehidupan manusia.

Di usia yang masih muda, kita memiliki ambisi yang tinggi untuk mencapai semua mimpi-mimpi kita. Namun ketika di tengah perjalanan menuju puncak impian itu, kita pasti menemui berbagai hambatan dan kendala hingga membuat kita jatuh dan mengalami kegagalan.

Kegagalan seolah-olah seperti pukulan telak bagi kita. Dan seringkali membuat kita jadi tidak percaya diri dan semakin terpuruk. Padahal di balik kegagalan yang kita alami, ada banyak rahasia sukses yang bisa kita dapatkan. Tak banyak orang yang menyadari, bahwa jalan kesuksesan hanya bisa kita temukan ketika kita sudah pernah mengalami kegagalan. 

Berikut adalah pelajaran hidup yang bisa Anda dapat ketika Anda bisa survive dari sebuah kegagalan :


1. Semua orang di dunia ini pernah mengalami kegagalan.

Harus diakui bahwa kegagalan adalah hal yang sangat menyakitkan. Sulit memang menerima kenyataan bahwa apa yang kita lakukan dan usahakan ternyata gagal, seakan-akan semuanya sia-sia. Tapi lihatlah dunia ini, Anda tak sendirian.
Sebelum Anda, ada jutaan orang yang juga pernah mengalami kegagalan seperti Anda. Merasakan sakit yang sama dengan Anda, tapi pada akhirnya mereka bisa melalui itu semua dengan baik. Dan yakinilah bahwa hal itu juga akan terjadi kepada Anda. Segagal dan sejatuh apapun Anda, cepat atau lambat Anda pasti akan bisa melalui dan keluarr dari masa sulit ini.


Anda akan sadar bahwa kegagalan hanya salah satu fase hidup yang memang harus dihadapi. Ini adalah satu tahap yang harus dilalui apabila ingin mengecap apa yang namanya sebuah kesuksesan. Kegagalan menyimpan seribu kunci kesuksesan bagi Anda.


2. Anda hanya akan bisa bangkit kembali dari kegagalan di saat Anda sudah bisa mengakui kesalahan dan menerima kekalahan itu.

Menerima kegagalan adalah cara paling ampuh untuk segera bangkit kembali. Tenangkan diri Anda, dan yakinkanlah bahwa Anda gagal bukan berarti kalah. Kegagalan Anda adalah bukti kalau Anda sudah berusaha, dan kegagalan adalah cara agar Anda bisa belajar.

Kegagalan adalah pil pahit dalam kehidupan, dan Anda harus bisa menelannya agar Anda bisa sembuh. Saat Anda bisa berdamai dengan diri sendiri dan keadaan, Anda akan menemukan jalan keluarya. Terima saja kekalahan Anda untuk sementara, dan jadikan kegagalan ini sebagai batu pijakan untuk meraih kesuksesan. 


3. Tak perlu mengkambinghitamkan orang lain dan dunia Anda.

Pada awalnya pasti kita akan sulit sekali menerima kegagalan ini. Mencari cara untuk bisa berkelit dari keadaan ini, sampai-sampai kita mencari-cari kesalahan orang lain, keadaan, dan bahkan nasib Anda sendiri. Sekuat tenaga kita membuktikan bahwa ini bukan kesalahan kita, dan meyakinkan pada diri sendiri dan dunia bahwa diri Anda adalah seorang korban dari ganasnya kehidupan.

Menyalahkan orang-orang dan mengutuk dunia yang terlalu kejam bagi Anda adalah tindakan yang paling sia-sia di dunia ini. Yang ada kita sendiri semakin habis digerogoti oleh emosi. Satu-satunya orang yang perlu untuk Anda koreksi adalah diri Anda sendiri.

Koreksi diri sendiri, dan berubahlah menjadi orang yang lebih kuat dan tangguh. Jangan meminta dunia untuk memahami Anda. Karena dunia ini tak akan pernah melembek sedikitpun pada Anda meskipun dia melihat Anda sedang tersungkur di titik terendah dalam hidup Anda.


4. Anda memang butuh waktu untuk menenangkan diri tapi jangan sampai Anda terlena terlalu lama. Bekerjalah 2x lipat lebih keras dan lebih baik dari sebelumnya.

Wajar bila Anda butuh waktu untuk menenangkan hati dan pikiran Anda dari kekacauan pasca mengalami kegagalan. Butuh waktu memang untuk bisa tenang dan sembuh, tapi Anda tak harus menunggu harus sembuh total. Anda harus segera bangkit kembali dan mengambil tindakan nyata.
Jika Anda terus-terusan menunggu waktu untuk sembuh dari rasa trauma akan kegagalan, Anda akan kehilangan semangat. Justru yang ada  malah kehilangan motivasi, malas, dan enggan untuk berbuat sesuatu.

Selama masa recovery tersebut, gunakan untuk membekali diri dengan ilmu, pengetahuan, dan semangat yang baru pula. Setelah Anda cukup pulih, balaslah semua kegagalan yang pernah Anda alami. Tuntaskan segala kekurangan Anda yang membuat Anda gagal kemarin. 

Studi Kasus Menghasilkan Income Sampingan 40 Juta Per Bulan dari Internet


5. Anda bisa jadi lebih kuat dan hebat dari diri Anda yang sebelumnya adalah berkat dari kegagalan-kegagalan yang pernah Anda alami.

Ini tergantung dari bagaimana cara Anda memandang sebuah kegagalan. Jika Anda adalah seorang pejuang sejati, Anda tak akan berhenti berapa kali pun Anda menelan kekalahan. Belajarlah dari semua kesalahan Anda. Dan ubahlah cara pandang Anda tentang sebuah kegagalan.
Kegagalan ada karena ingin memberi Anda kesempatan untuk belajar agar Anda tidak melakukan kesalahan yang sama untuk yang kedua kalinya, agar Anda tidak jatuh di lubang yang sama. 

Coba bayangkan jika Anda tak pernah melakukan kesalahan dan merasakan yang namanya kegagalan? Masih maukah Anda untuk belajar?

Seperti kata sebuah pepatah : Mistake makes perfect! Anda bisa jadi lebih baik, lebih pintar, lebih ahli, karena Anda pernah berurusan dengan yang namanya kegagalan. Seorang pelaut handal adalah seorang pelaut yang lahir dari lautan yang ganas. Karena dia berani dan belajar banyak dari ombak-ombak besar yang bisa kapan saja menenggelamkannya.


6. Anda akan menyadari betapa pentingnya bekerja secara tim. Perlakukan rekan kerja Anda sebaik mungkin, karena mereka adalah asset paling berharga.


Saat Anda sudah bisa mengkoreksi dan mengintrospeksi diri, mungkin salah satu faktor yang membuat Anda gagal adalah kurangnya kerjasama dengan tim. Anda tak akan pernah bisa berada di puncak kesuksesan seorang diri. Anda butuh orang lain yang mau membantu Anda sampai ke tujuan.

Karena itulah, penting bagi Anda untuk bisa bekerjasama secara tim. Tak hanya belajar bagaimana cara menjadi orang pintar dan sukses, tapi Anda juga sadar Anda juga perlu untuk belajar cara bersosialisasi, mengontrol emosi, menekan keegoisan, dan belajar lebih peka terhadap lingkungan sekitarmu. Dengan begitu Anda akan jadi lebih bisa merangkul rekan-rekan Anda untuk bisa meraih kesuksesan bersama.

Studi Kasus Menghasilkan Income Sampingan 40 Juta Per Bulan dari Internet


7. Anda akan memahami bahwa kegagalan akan selalu mengawasi Anda dan mengingatkan Anda untuk tidak jemawa dan lupa diri.

Mulanya bertanya-tanya pada diri sendiri dan mungkin Tuhan, kenapa hal ini harus terjadi pada Anda? Anda menyesalkan semua ini terjadi kepada Anda. Anda berkilah bahwa Anda sudah melakukan yang terbaik, Anda sudah mencurahkan segala daya upaya, tapi semua hanya berbuah kegagalan.

Kadang kita sudah merasa jemawa dan sombong dengan apa yang sudah kita lakukan, sehingga lupa diri bahwa kegagalan dan kesalahan akan terus menghantui Anda. Tapi ketika Anda sudah berkali-kali menghadapi kegagalan, perlahan Anda akan menertawai diri Anda sendiri yang dulu.

Ya, kegagalan akan selamanya jadi pengingat bagi Anda bahwa di atas langit masih ada langit. Jika And sedang berada di atas angina, jangan pernah lupa bahwa sewaktu-waktu Anda bisa jatuh ke tanah lagi. Saat Anda sudah mulai merasakan kesuksesan, kegagalan akan selalu mengingatkan Anda agar tidak cepat puas, karena sesungguhnya perjalanan masih panjang.


8. Gagal akan memaksa Anda belajar menjadi orang yang lebih tegas dan berani dalam menyampaikan ide dan pikiran Anda. Anda sadar bahwa Anda juga perlu menunjukkan eksistensi!

Ya, gagal itu berarti belajar. Kegagalan adalah kaca spion Anda. Mungkin saja Anda sebelumnya adalah orang yang terlalu pendiam, tak pernah bisa mengutarakan ide, pikiran, dan pendapat.  Sikap Anda begitu lembek, dan tidak pernah tegas baik terhadap diri sendiri dan orang-orang di sekitar Anda.

Dengan menelan kekalahan, Anda akan selalu berusaha memperbaiki diri jadi orang yang layak untuk berada di puncak kesuksesan. Anda akan sadar, bahwa Anda perlu adanya sebuah eksistensi. Bukan supaya untuk terkenal, tapi agar orang-orang tahu bahwa Anda punya kemampuan dan tidak pantas untuk dipandang sebelah mata.

Anda belajar untuk bertindak dan bersikap lebih bijaksana, tegas, dan berani mengutarakan semua ide dan pendapat. Selain Anda bisa menuangkannya, dan membuktikannya secara nyata kepada orang-orang, mereka akan mengakui bahwa Anda mampu dan layak untuk sukses.


9. Kegagalan dan kesalahanlah yang akan mendewasakan Anda. Perlahan Anda akan menikmati perjalanan hidup yang penuh dengan kejutan dan lika-liku ini.

Ketika Anda sudah bisa menerima kekalahan dan menganggap sebuah kegagalan adalah bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan. Dari kegagalan-kegagalan beserta luka-luka yang pernah Anda alami, Anda akan jadi manusia yang bijaksana dan dewasa.

Bagi Anda, kegagalan adalah uang muka yang harus Anda tebus untuk bisa membeli sebuah kesuksesan. Anda tak akan pernah takut sedikitpun untuk melangkah maju. Anda akan semakin menikmati perjalanan hidup Anda. Anda tak takut lagi untuk berbuat salah, dan kegagalanlah yang akan membuat hidup Anda penuh akan makna kehidupan.

Tak ada jalan yang mulus di dunia ini. Jangan hanya mempersiapkan diri untuk sukses, tapi juga persiapkanlah diri Anda untuk gagal. Sejatinya jika Anda mengambil sudut pandang yang berbeda, Anda akan menemukan makna yang berbeda pula tentang sebuah kegagalan.Tetap semangat, terus majulah ke depan!

Studi Kasus Menghasilkan Income Sampingan 40 Juta Per Bulan dari Internet

INSPIRASI BATIN

Inspirasikan pengertian yang lebih tinggi, ilhamkan kebaikan, dan lakukan yang benar untuk dirimu dulu. Beri orang waktu untuk memproses kimia batin yang muncul pada pikiran dan tubuhnya.

JANGAN MENUNDA KEBAIKAN!
LAKUKAN SEKARANG JUGA!



Daya Ajaib "SYUKUR"

Melatih dan mempraktekkan daya ajaib syukur sungguh benar-benar akan mengubah hidup Anda secara total. Hidup Anda akan menjadi semak...

CARA CEPAT HASILKAN UANG DARI INTERNET